• Pondok Pesantren Al-Fatah didirikan oleh KH. Aceng Royani (Alm.) sejak tahun 1960 M / 1379 H
Zaman telah berubah, Santri tak cukup hanya bisa Ngaji tapi juga perlu diimbangi dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Keterampilan yang Mumpuni..

Arah Pengembangan

Perubahan lingkungan yang serba cepat dewasa ini sebagai dampak globalisasi dan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), harus diakui telah memberikan kemudahan terhadap berbagai aktifitas dan kebutuhan hidup manusia.

Di sisi lain, memunculkan kehawatiran terhadap perkembangan perilaku khususnya para pelajar dan generasi muda kita, dengan tumbuhnya budaya kehidupan baru (khususnya budaya barat) yang cenderung menjauh dari nilai-nilai spiritualitas akan mengakibatkan dampak yang negatif seperti dekadensi moral dan rendahnya nilai-nilai ketaqwaan terhadap Allah SWT.

Memperhatikan hal tersebut di atas, maka dalam jangka panjang Pondok Pesantren Al-Fatah akan dikembangkan dengan memadukan Sistem Pendidikan Pesantren Modern dan Pesantren Salafiyah serta mewajibkan seluruh Santri/Siswa untuk berasrama (Boarding School).

Untuk saat ini, Pondok Pesantren Al-Fatah belum mewajibkan seluruh santri/siswa untuk berasrama karena keterbatasan daya tampung asrama, baik asrama putra maupun putri.

PROSPEK
Secara geografis, Kampus/Komplek Pondok Pesantren Al-Fatah dikelilingi oleh areal persawahan yang cukup luas, didukung dengan SDM lulusan Pondok Pesantren, baik Pesantren Salafiyah Maupun Pesantren Modern juga lulusan Perguruan Tinggi, baik Perguruan Tinggi Agama maupun Perguruan Tinggi Umum.

Oleh karena itu, dalam jangka panjang Pondok Pesantren Al-Fatah memungkinkan untuk diperluas dan dikembangkan.

Selain itu, Kampus/Komplek Pondok Pesantren Al-Fatah juga dilintasi Jalan Propinsi yang menghubungkan 2 (dua) kabupaten, yakni: Kabupaten Bandung Barat & Kabupaten Bandung (Gununghalu - Ciwidey).